Rabu, 02 Juli 2008

Persembahan Ku Untuk Wanita

by Kendrick Sumolang

Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku.
Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang
wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal
dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling menanyakan
kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku berkata, Sangat manusiawi hehehe
Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan
ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja..



Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia
menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah
membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis
bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi
kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan.
Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan...

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak
teman, pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas,
usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.

Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa‹bahkan mungkin banyak‹teman
wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal
menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang
wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali
ditembak pria, dengan kalimat ini, ”Aku menyukaimu” atau ”Bersediakah engkau
menjalani hubungan yang lebih serius denganku?”. Kenapa aku bisa begitu yakin?
Mari aku ceritakan:

Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan
acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip
Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So real!! Bukan sinetron,
bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki si buruk rupa
dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi
roda, namun menemukan pangeran yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu
setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin
mereka sudah menikah.

Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI
karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat
tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat
mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si
pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya
karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat
mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.

Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan
diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan
sang pangeran cinta? Bulshitttttt! !!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman
wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan
memiliki pekerjaan yang bagus.

Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:

Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12,
kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12.
Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa
sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu
dalam hal cinta. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan
mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal
ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak
berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan.
Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!

Kedengarannya win-win solution. Ya bisa begitu. Cowok memang bisa memilih
wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana
saja yang hatinya memang jatuh. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini
jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering
bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria dikota
ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhhhhh lebih
banyak dari pria.

Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama:
mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua,
tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita
jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan
turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang
pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! Emang
cewek elo doang??. Pikiran seperti itu ada kadang di sana .

Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak
hehhee.... Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.

Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok
menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba
untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka
berarti cowok menang nolak!

Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk
sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak
bermain pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau
ditolak cowok setelah menang milih cowok yang mana aja???

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para
wanita, khususnya.

Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui
sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa
gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32
tahun dengan tubuh proposional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku
benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang
tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku.
Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku
tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus
selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku
jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta
dengan wanita yang sama, yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan
perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah
wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai
dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis
itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah
setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan
waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak
meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa
wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai. Sebelumnya,
aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari
angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia
sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain.
Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai,
dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang
semakin baik, hari ke hari. Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat
ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati
dan sepenuh jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu
agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan
bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah
mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan
wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama
perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang
paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya suaminya
yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh
mereka menjadi begitu kering. Karena tidak disirami cinta suaminya. Karena
sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau
hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai
pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin
awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu
mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan
memberinya kesempatan.

Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau
wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau
sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh
cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.
Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menakhlukkan
hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan,
aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.

Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini,
wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih
dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh
cintanya kepadanya.

Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah
engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan
berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun
engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.

Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat
mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah
menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena
kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat
menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau
kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban
perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar. Para pria tidak
dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh
cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak
dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi
yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan
cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak
kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi
Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk menang nolak. Tetapi mungkin
saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih
dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus
tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.

Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. Kalau ada seorang pria
yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk
menolaknya.

Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, Ya. Aku hanya
mengatakan, Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya. Siapa tahu, ini
cinta sejatimu?

Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk
begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku
tidak tahu harus menyebutnya apa lagi. Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak
ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita,
bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia
ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu.
Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya?
atau berpikirlah dua kali untuk berkata tidak, karena siapa tahu ini orang yang
akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat
pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata
ini, Aku mencintaimu walaupun.....

Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita Ciptaan Terindah.

Moga ada maknanya.

Kamel

Tidak ada komentar: