Selasa, 22 Juli 2008

Alumni SMK 1 Depok Jogyakarta Kelas MB2



Buat temen2 alumni SMEA 1 Maguwoharjo or ( SMK 1 Depok Sleman - Jogyakarta ) Kelas Management Business (MB 2) lulusan 1999, yang kesasar atau sengaja mampir di blog ini, nich ada daftar nama2 temen kita
yang antara lain ada di bawah ini, Cuma mohon maaf aja ya klo ada salah penulisan huruf dan ejaan nya, ( Kaya di undangan Hii .. ) maklumlah namanya juga temen lama. Sekedar mengingat semasa SMEA, selamat ber-nostalgia, sapa tau inget ama mantan pacar,,,, Oh ya temen2, masih inget ga ama wali kelas kita... nich klo lupa nama2nya :
Waktu kelas 1 wali kita : Ibu Widiastuti, B.A, Kelas 2 wali kita : Ibu F. Sumaryati, Kelas 3 wali kita : Ibu Dra. Endang SP. Wali kelas tiga yang terkenal killer ya..., tapi baik sich...
Trus waktu itu yang menjabat Kepala Sekolah Bapak Drs. Suhardi, Wakilnya Bapak Hartono BA. Oce dech friends, demikian sekilas MB 2, tolong ya bantuin tambahin nama2 temen kita sisanya, kurang 1 orang lagi tuch... Yang blom ke datfar namanya jangan sedih, abis nama kalian ga terkenal sich... Heee.. Sorry becanda. Makasih buat Antok & Hutia yang dah kasih info seputar SMEA kita, sehingga aku bisa kasih info ini.

1. Amin Khabibah
2. Ani Hutia Ningsih ( Hutia )
3. Anik Astutiningsih Budiarti
4. Anik Listiani
5. Anta Mahmudi ( Antok )
6. Bambang Yulianto ( Beng Beng )
7. Dwi Martanti
8. Fitrika Fatan Hamama
9. Hartini
10. Heri Sulistyo
11. Ika Maylina ( Kamel )
12. Istinganah
13. Kartika Suciyati ( Payi )
14. Maryu Hanifah
15. Muji Lestari ( Mules )
16. Muryani
17. Narti Wahyuni
18. Purwanti
19. Puryanti
20. Rahayu Dwi Subiyanti
21. Rini Kadarwati
22. Ririh Linambar
23. Rohana
24. Setyowati
25. Siti Aminah ( Min' Ce )
26. Sri Mariyati
27. Sri Purwanti
29. Sri Subekti ( Becki )
30. Suharti
31. Sukawati
32. Sumarni
33. Sunarni
34. Sunarno
35. Suratini ( Letter-Ni )
36. Sutarti
37. Tina Arianti
38. Tri Maryati
39. Tri Wahyuni
40. Wilaspin
41. Yatini ( Phitut )
42. Sapa Ya.. ???

NB : Brooo Sisss Kapan Nich Kita Ketemuan...
I Miss U All

Regard,
Kamel
SeLeNgKaPnYa ... »»

Tokoh - Tokoh Wanita Islam ( 3 )

Khadijah Binti Khuwailid

Dari: "Tokoh-tokoh Wanita di Sekitar Rasulullah SAW" karangan Muhammad Ibrahim Saliim. Diketik oleh: Hanies Ambarsari.

Tatkala Nabi SAW mengalami rintangan dan gangguan dari kaum lelaki Quraisy, maka di sampingnya berdiri dua orang wanita. Kedua wanita itu berdiri di belakang da'wah Islamiah, mendukung dan bekerja keras mengabdi kepada pemimpinnya, Muhammad SAW : Khadijah bin Khuwailid dan Fatimah binti Asad. Oleh karena itu Khadijah berhak menjadi wanita terbaik di dunia.
Bagaimana tidak menjadi seperti itu, dia adalah Ummul Mu'minin, sebaik-baik isteri dan teladan yang baik bagi mereka yang mengikuti teladannya.

Khadijah menyiapkan sebuah rumah yang nyaman bagi Nabi SAW sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan membantunya ketika merenung di Gua Hira'. Khadijah adalah wanita pertama yang beriman kepadanya ketika Nabi SAW berdoa (memohon) kepada Tuhannya. Khadijah adalah sebaik-baik wanita yang menolongnya dengan jiwa, harta dan keluarga. Peri hidupnya harum, kehidupannya penuh dengan kebajikan dan jiwanya sarat dengan kebaikan.
Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang-orang ingkar, dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan dan dia menolongku dengan hartanya ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa."

Kenapa kita bersusah payah mencari teladan di sana-sini, pada- hal di hadapan kita ada "wanita terbaik di dunia," Khadijah binti Khu- wailid, Ummul Mu'minin yang setia dan taat, yang bergaul secara baik dengan suami dan membantunya di waktu berkhalwat sebelum diangkat men- jadi Nabi dan meneguhkan serta membenarkannya.
Khadijah mendahului semua orang dalam beriman kepada risalahnya, dan membantu beliau serta kaum Muslimin dengan jiwa, harta dan keluarga. Maka Allah SWT membalas jasanya terhadap agama dan Nabi-Nya dengan se- baik-baik balasan dan memberinya kesenangan dan kenikmatan di dalam is- tananya, sebagaimana yang diceritakan Nabi SAW, kepadanya pada masa hi- dupnya.

Ketika Jibril A.S. datang kepada Nabi SAW, dia berkata :"Wahai, Rasulullah, inilah Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah dan makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan salam kepadanya dari Tuhannya dan aku, dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga dari mutiara yang tiada keributan di dalamnya dan tidak ada kepayahan." [HR. Bukhari dalam "Fadhaail Ashhaabin Nabi SAW. Imam Adz-Dzahabi berkata :"Keshahihannya telah disepakati."]

Bukankah istana ini lebih baik daripada istana-istana di dunia, hai, orang-orang yang terpedaya oleh dunia ?
Sayidah Khadijah r.a. adalah wanita pertama yang bergabung dengan rombongan orang Mu'min yang orang pertama yang beriman kepada Allah di bumi sesudah Nabi SAW. Khadijah r.a. membawa panji bersama Rasulullah SAW sejak saat pertama, berjihad dan bekerja keras. Dia habiskan kekayaannya dan memusuhi kaumnya. Dia berdiri di belakang suami dan Nabinya hingga nafas terakhir, dan patut menjadi teladan tertinggi bagi para wanita.

Betapa tidak, karena Khadijah r.a. adalah pendukung Nabi SAW sejak awal kenabian. Ar-Ruuhul Amiin telah turun kepadanya pertama kali di sebuah gua di dalam gunung, lalu menyuruhnya membaca ayat- ayat Kitab yang mulia, sesuai yang dikehendaki Allah SWT. Kemudian dia menampakkan diri di jalannya, antara langit dan bumi. Dia tidak menoleh ke kanan maupun ke kiri sehingga Nabi SAW melihatnya, lalu dia berhenti, tidak maju dan tidak mundur. Semua itu terjadi ketika Nabi SAW berada di antara jalan-jalan gunung dalam keadaan kesepian, tiada penghibur, teman, pembantu maupun penolong.

Nabi SAW tetap dalam sikap yang demikian itu hingga malaikat meninggalkannya. Kemudian, beliau pergi kepada Khadijah dalam keadaan takut akibat yang didengar dan dilihatnya. Ketika melihatnya, Khadijah berkata :"Dari mana engkau, wahai, Abal Qasim ? Demi Allah, aku telah mengirim beberapa utusan untuk mencarimu hingga mereka tiba di Mekkah, kemudian kembali kepadaku." Maka Rasulullah SAW menceritakan kisahnya kepada Khadijah r.a.
Khadijah r.a. berkata :"Gembiralah dan teguhlah, wahai, putera pamanku. Demi Allah yang menguasai nyawaku, sungguh aku berharap engkau menjadi Nabi umat ini." Nabi SAW tidak mendapatkan darinya, kecuali pe neguhan bagi hatinya, penggembiraan bagi dirinya dan dukungan bagi urusannya. Nabi SAW tidak pernah mendapatkan darinya sesuatu yang menyedihkan, baik berupa penolakan, pendustaan, ejekan terhadapnya atau penghindaran darinya. Akan tetapi Khadijah melapangkan dadanya, melenyapkan kesedihan, mendinginkan hati dan meringankan urusannya. Demikian hendaknya wanita ideal.

Itulah dia, Khadijah r.a., yang Allah SWT telah mengirim salam kepadanya. Maka turunlah Jibril A.S. menyampaikan salam itu kepada Rasul SAW seraya berkata kepadanya :"Sampaikan kepada Khadijah salam dari Tuhannya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda :"Wahai Khadijah, ini Jibril menyampaikan salam kepadamu dari Tuhanmu." Maka Khadijah r.a. menjawab :"Allah yang menurunkan salam (kesejahteraan), dari-Nya berasal salam (kesejahteraan), dan kepada Jibril semoga diberikan salam (kesejahteraan)."

Sesungguhnya ia adalah kedudukan yang tidak diperoleh seorang pun di antara para shahabat yang terdahulu dan pertama masuk Islam serta khulafaur rasyidin. Hal itu disebabkan sikap Khadijah r.a. pada saat pertama lebih agung dan lebih besar daripada semua sikap yang mendukung da'wah itu sesudahnya. Sesungguhnya Khadijah r.a. merupakan nikmat Allah yang besar bagi Rasulullah SAW. Khadijah mendampingi Nabi SAW selama seperempat abad, berbuat baik kepadanya di saat beliau gelisah, menolong- nya di waktu-waktu yang sulit, membantunya dalam menyampaikan risalahnya, ikut serta merasakan penderitaan yang pahit pada saat jihad dan menolong- nya dengan jiwa dan hartanya.

Rasulullah SAW bersabda :"Khadijah beriman kepadaku ketika orang- orang mengingkari. Dia membenarkan aku ketika orang-orang mendustakan. Dan dia memberikan hartanya kepadaku ketika orang-orang tidak memberiku apa-apa. Allah mengaruniai aku anak darinya dan mengharamkan bagiku anak dari selain dia." [HR. Imam Ahmad dalam "Musnad"-nya, 6/118]
Diriwayatkan dalam hadits shahih, dari Abu Hurairah r.a., dia berkata :"Jibril datang kepada Nabi SAW, lalu berkata :"Wahai, Rasulullah, ini Khadijah telah datang membawa sebuah wadah berisi kuah, makanan atau minuman. Apabila dia datang kepadamu, sampaikan kepadanya salam dari Tuhan-nya dan beritahukan kepadanya tentang sebuah rumah di syurga, (terbuat) dari mutiara yang tiada suara ribut di dalamnya dan tiada kepayahan." [Shahih Bukhari, Bab Perkawinan Nabi SAW dengan Khadijah dan Keutamaannya, 1/539]
SeLeNgKaPnYa ... »»

Tokoh - Tokoh Wanita Islam ( 2 )

ZAINAB BINTI JAHSY BIN RI`AB r.a

Istri Nabi yang paling banyak sedekahnya

Zainab binti Jahsy adalah putri dari bibi Rasulullah yang bernama Umaymah binti Abdul Muthalib bin Hasyim. Zainab adalah seorang wanita yang cantik jelita dari kaum bangsawan yang terhormat. Dipandang dari ayahnya, Zainab adalah keturunan suku Faras yang berdarah bangsawan tinggi.
Ia dinikahkan Rasulullah dengan anak angkat kesayangannya Zaid bin Haritsah. Tetapi pernikahan itu tidak berlangsung lama, mereka akhirnya bercerai. Kemudian Allah memerintahkan Nabi Muhammad S.A.W untuk menikahi Zainab. "Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya ( menceraikannya ). Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu`min untuk ( mengawini ) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adapun ketetapan Allah itu pasti terjadi." (Q.S.33:37 )

Bukhori meriwayatkan dari Anas, Zainab sering berkata, "Aku berbeda dari istri-istri Rasulullah S.A.W yang lainnya. Mereka dikawinkan oleh ayahnya, atau saudaranya, atau keluarganya, tetapi aku dikawinkan Allah dari langit."
Zainab adalah seorang wanita berhati lembut dan penuh kasih sayang, suka menolong fakir miskin dan kaum lemah. Dia senang sekali memberi sedekah, terutama kepada anak yatim.
Rasulullah pernah bersabda kepada istrinya, "Yang paling dahulu menyusulku kelak adalah yang paling murah tangannya." Maka berlomba-lombalah istri beliau memberikan sedekah kepada fakir miskin. Namun tak ada yang bisa mengalahkan Zainab dalam memberikan sedekah. Dari Aisyah r.a berkata, "Zainab binti Jahsy adalah seorang dari istri-istri Nabi yang aku muliakan. Allah S.W.T menjaganya dengan ketaqwaan dan saya belum pernah melihat wanita yang lebih baik dan lebih banyak sedekahnya dan selalu menyambung silaturahmi dan selalu mendekatkan dirinya kepada Allah selain Zainab."

Mengapa ?, apakah karena Rasulullah memberikan belanja yang berlebih terhadap Zainab ? Tidak, Rasulullah S.A.W tidak pernah berbuat seperti itu. Lalu dari manakah Zainab mendapatkan uang untuk sedekah ? Ia memiliki berbagai macam keahlian. Ia bisa menyamak kulit, memintal serta menenun kain sutra, hasilnya dijual dan disedekahkan. Hal itulah yang menyebabkan wanita cantik istri Rasulullah ini bersedekah lebih banyak dari yang lainnya.
Setelah Rasulullah wafat, Zainab memperbanyak usahanya, agar bisa melipat gandakan uang yang diterimanya. Ketika ia mendapat bagian harta dari Baitul Mal dimasa kholifah Umar r.a dia berdoa, "Ya Allah janganlah harta ini penyebab fitnah." Segera ia bagikan harta itu kepada yatim piatu dan fakir miskin. Mendengar itu Umar r.a mengirim lagi, tetapi Zainab membagi - bagikannya lagi kepada yatim piatu dan fakir miskin. Wanita pemurah itu wafat pada tahun 44 H pada masa Kholifah Muawiyah. Wallahu a`lam.

( Disarikan dari Shifatush Shofwah, Ibnu Jauzi dan Qishhshu An-Nisa Fi Al Qur`an Al-Karim, Jabir Asyyaal )
Oleh :
Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
SeLeNgKaPnYa ... »»

Tokoh - Tokoh Wanita Islam ( 1 )

Fathimah Binti Muhammad Rasulullah SAW

Julukannya adalah al-Batuul, yaitu wanita yang memutuskan hubungan dengan yang lain untuk beribadah atau tiada bandingnya dalam keutamaan ilmu, akhlaq, budi pekerti, kehormatan dan keturunannya.
Lahir bersamaan dengan terjadinya peristiwa agung yang menggoncangkan Makkah, yaitu peristiwa peletakkan Hajarul Aswad disaat renovasi Ka`bah.

Beliau adalah anak yang paling dicintai oleh keluarganya, terutama ayahnya. Sebagaimana tampak dalam ucapan Rasulullah SAW ,:"Fathimah adalah bagian dariku, aku merasa susah bila ia bersedih dan aku merasa terganggu bila ia diganggu".(Ibnu Abdil Barr, Al-Isti`ab). Dalam hadits lain diriwayatkan "Barang siapa telah memarahinya berarti telah memarahiku". (H.R.Muslim)

Ketika Fathimah beranjak dewasa, Abu Bakar dan Umar bergiliran untuk meminangnya namun Rasulullah SAW dengan halus menolaknya. Dan kemudoan ia dinikahkan Rasulullah SAW dengan Ali bin Abi Thalib ra dengan mahar berupa baju besi pemberian Rasul atas perintah Allah SWT . Ali bin Abi Thalib ra.bercerita bahwa disaat ia menikahi Fathimah, tiada yang dimilikinya kecuali kulit kambing yang dijadikan alas tidur pada malam hari dan diletakkan di atas onta pengangkut air pada siang hari.

Kemudian Rasulullah SAW membekali Fathimah dengan selembar beludru, bantal kulit yang berisi sabut, dua buah penggiling dan dua buah tempayan air. Saat itu mereka tak memiliki pembantu, maka Fathimahlah yang menarik penggiling itu hingga membekas ditangannya, mengambil air dengan tempat air dari kulit biri-biri hingga membekas dipundaknya dan menyapu rumah hingga pakaiannya terkotori oleh asap api.
Manakala Ali mengetahui bahwa Rasulullah SAW memperoleh banyak pelayan, ia berkata kepada Fathimah agar meminta kepadanya seorang pelayan. Namun Rasulullah SAW tidak mengabulkannya dan sebagai gantinya beliau mengajarinya beberapa kalimat do`a, yaitu membaca tasbih, tahmid dan takbir, masing-masing 10x setelah sholat dan mengajarkan untuk membaca tasbih 30x, tahmid 30x dan takbir 34x ketika hendak tidur. Dari pernikahan Ali dan Fathimah, Rasulullah SAW memperoleh 5 orang cucu, Hasan, Husein, Zainab, Ummi Kultsum dan yang satu meninggal ketika masih kecil.

Cinta Rasulullah SAW kepaa Fathimah terlukis dalam sebuah hadits dari Musawwar bin Mughromah, ia berkata "Aku mendengar Nabi SAW berkata ketika Beliau sedang berdiri dimimbar :"Sesungguhnya Bani Hasyim bin Mughirah meminta izin kepadaku agar menikahkan putri mereka dengan Ali bin Abi Thalib, aku tidak mengizinkan mereka. Kemudian tidak aku izinkah kecuali bila Ali menceraikan putriku dan menikah dengan putri-putri mereka. Sesungguhnya Fathimah adalah bagian dariku, meragukanku apa yang meragukannya dan menyakitiku apa yang menyakitinya."(H.R Ash-Shohihain)

Fathimah telah meriwayatkan hadits Nabi SAW sebanyak 18 buah. Beliau wafat pada usia 29 tahun dan dikebumikan di Baqi`pada selasa malam, 3 Ramadhan 11 H. Wallahu A`lam bish-Showab.
(disarikan dari Shifatus Shofwah, Ibnu Jauzi:Min `Alamin Nisa',M.Ali qutfb: Nisa Khaula Rasul, M.Ibrahim Sulaiman).
Oleh :
Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
SeLeNgKaPnYa ... »»

Jumat, 18 Juli 2008

ALFABET SUKSES

Oleh: Empu Gandring & Ken Arok

Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ
(Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ.
Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana
kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet
keberhasilan pribadi.

A : Accept. Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa
yang anda inginkan dalam hidup.
C : Care. Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda
inginkan dalam hidup.
D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan
kepercayaan diri.
E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap
berusaha menjadi yang terbaik.
F : Face. Hadapi masalah dengan benar dan yakin.
G : Go. Berangkatlah dari kebenaran.
H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk
pengumpulan informasi.
I : Ignore. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda
mencapai tujuan.
J : Jealously. Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai
kelebihan anda sendiri.
K : Keep. Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal.
L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak
mengulanginya.
M : Mind. Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang
orang lain.
N : Never. Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol.
O : Observe. Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan,
dengarkan, dan belajar dari orang lain.
P : Patience. Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda
terus berusaha.
Q : Question. Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan
menambah ilmu.
R : Respect. Hargai diri sendiri dan juga orang lain.
S : Self confidence, self esteem, self respect. Percaya diri, harga
diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat
tegang.
T : Take. Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.
U : Understand. Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada
yang dapat mengalahkan anda.
V : Value. Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan
yang terbaik.
W : Work. Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a.
X : X'tra. Usaha lebih keras membawa keberhasilan.
Y : You. Anda dapat membuat suatu yang berbeda.
Z : Zero. Usaha nol membawa hasil nol pula.


Kamel
SeLeNgKaPnYa ... »»

Kamis, 03 Juli 2008

Diary Maria

Diary Maria dalam Novel Ayat-Ayat Cinta
Karya : Habiburrahman Saerozi


Lipatan 1:

Senin, 1 Oktober 2001, pukul 22.25

Sudah dua tahun dia dan teman-temannya tinggal di flat bawah.
Kamarnya tepat dibawah kamarku. Aku tak pernah berkenalan langsung
dengannya, tapi aku mengenalnya. Aku tahu namanya dan tanggal lahirnya.
Yousef banyak bercerita tentang dirinya dan teman-temannya. Setiap Jum’at pagi dia dan teman-temannya bermain sepak bola di lapangan bersama Yousef dan anak-anak muda Hadayek Helwan.
Mereka semua mahasiswa Al Azhar dari Indonesia yang ramah dan menghormati siapa saja. Kata Yousef yang paling ramah dan dewasa adalah dia. Bahasa ‘amiyah dan fushanya juga paling baik di antara keempat orang temannya.

Ayah pernah dibuat terharu oleh sikapnya yang tidak mau merepotkan
dan menyakiti tetangga. Ceritanya suatu hari ayah menagih iuran air ke
tempatnya. Ternyata ia sedang tidak enak badan dan istirahat di kamarnya.
Teman-temannya mengajak ayah masuk ke kamarnya. Di dalam kamarnya ada sebuah ember untuk menadah air yang menetes dari langit-langit. Ayah langsung tahu bahwa tetesan air itu berasal dari kamar mandi kami. Karena kamilah yang tepat berada di atasnya. Dan letak kamar mandi memang berada di samping kamarku. Ayah bertanya padanya,
“Sudah berapa lama air ini merembes dan menetes di kamarmu?”
“Satu bulan?”
“Kenapa kau tidak bilang kepadaku kalau ada ketidakberesan di kamar
mandi kami dan merembes ke tempatmu?”

“Nabi kami mengajarkan untuk memuliakan tetangga, beliau bersabda,
‘Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka muliakanlah
tetangganya!’ Kami tahu kerusakan itu perlu diperbaiki. Dan perbaikan itu
memerlukan biaya yang tidak sedikit. Karena lantai rumah Anda adalah langi-langit rumah kami, maka biaya perbaikan itu tentunya kita berdua yang menanggungnya. Kebetulan kami tidak punya uang. Kami menunggu ada uang baru akan memberitahu Anda. Jika kami langsung memberitahu Anda kami takut akan akan merepotkan Anda. Dan itu tidak kami inginkan.”

Mendengar jawaban itu hati ayah sangat tersentuh dan terharu. Ayah
terharu atas kesabaran dia selama satu bulan. Ada air menetes di langit-langit kamar tentu sangat mengganggu kenyamanan. Ayah juga terharu akan kedewasaannya dalam merasa bertanggung jawab. Ayah merasa mendapat teguran. Bagaimana tidak? Setengah tahun sebelumnya ada air menetes di langit-langit kamar mandi kami. Berarti kamar mandi penghuni rumah atas kami tidak beres. Ayah dengan tegas langsung meminta orang atas memperbaikinya tanpa memberi bantuan finansial sedikit pun. Sebab ayah merasa itu sepenuhnya tanggung jawab orang atas. Sejak itu kekaguman ayah padanya dan pada teman-temannya sering ayah ungkapkan. Dan sejak kejadian itu aku jadi penasaran
ingin tahu lebih jauh tentang dirinya.

Sudah dua tahun dia tinggal di bawah dan aku tidak pernah bertegur sapa dengannya. Seringkali kami bertemu tak sengaja di jalan, di halaman apartemen, di gerbang, atau di tangga. Tapi kami tak pernah bertegur sapa. Dia lebih sering menunduk. Jika tanpa sengaja beradu pandangan saat bertemu denganku dia cepat-cepat menunduk atau mengalihkan padangan. Dia bersikap biasa. Tidak tersenyum juga tidak bermuka masam. Akhirnya tadi siang saat aku pulang dari kuliah aku bertemu dia di dalam metro. Dia juga dari kuliah. Aku memberanikan
diri untuk menyapanya dan mengajaknya bicara. Sebab rasa-rasanya rasa
penasaranku ingin tahu sendiri keindahan pribadinya seperti yang sering
diceritakan Yousef dan ayah tidak dapat aku tahan lagi. Aku menyapanya dengan tersenyum dan dia pun menjawab dengan baik dan halus. Aku heran pada diriku sendiri bagaimana mungkin aku tersenyum padanya. Aku jarang bahkan bisa dikatakan anti memberikan senyum pada lelaki yang bukan keluargaku. Aku tidak tahu kenapa aku memberikan senyumku padanya dan aku tidak merasa menyesal bahkan sebaliknya. Yang membuatku senang adalah dia ternyata tahu namaku. Saat itu aku ingin bertanya padanya kenapa selama ini kalau bertemu di jalan atau ditangga tidak pernah menyapaku. Tapi kuurungkan.
Perbincangan dengannya tadi siang sangat berkesan di hatiku. Dia
memiliki tutur bahasa yang halus dan kepribadian yang indah. Ia tidak mau aku ajak berjabat tangan. Bukan tidak menghormati diriku, kata dia, justru karena menghormati diriku. Dia juga bisa menjadi pendengar yang baik. Sifat yang tidak banyak dimiliki setiap orang. Ia sangat senang menyimak aku membaca surat Maryam. Kelihatannya ia kaget ada gadis koptik hafal surat Maryam. Aku bukan gadis yang mudah terkesan pada seorang pemuda. Tapi entah kenapa aku merasa sangat terkesan dengan sikap-sikapnya. Dan entah kenapa hatiku mulai condong padanya. Hatiku selalu bergetar mendengar namanya. Lalu ada perasaan halus
yang menyusup ke sana tanpa aku tahu perasaan apa itu namanya. Fahri, nama itu seperti embun yang menetes dalam hati. Kurindu setiap pagi.

Lipatan 2:

Minggu, 16 Desember 2001, pukul 21.00

Kenapa aku menangis? Perasaan apa yang mendera hatiku
sekarang? Begitu menyiksa. Aku tak pernah merindukan seseorang seperti rinduku padanya. Sudah satu bulan aku tidak melihatnya melintas di halaman apartemen. Sudah satu bulan dia menghilang membuat hatiku merasa tercekam kerinduan. Yousef bilang Fahri pergi umrah sejak pertengahan Ramadhan dan sampai sekarang belum juga pulang. Aku merasa memang telah jatuh cinta padanya. Cinta yang datang begitu saja tanpa aku sadari kehadirannya di dalam hati.

Lipatan 3:

Sabtu, 10 Agustus 2002 pukul 11.15

Pulang dari restoran Cleopatra kugoreskan pena ini. Sebab aku tidak bisa
mengungkapkan gelegak perasaanku secara tuntas kecuali dengan menorehkannya dalam diary ini. Akhirnya keraguanku padanya hilang, berganti dengan keyakinan. Selama ini aku ragu apakah dia bisa romantis. Sebab selama bertemu atau berbicara dengannya dia sama sekali tidak pernah berkata yang manis-manis. Selalu biasa, datar dan wajar. Dia selalu tampak serius meskipun setiap kali aku tersenyum
padanya dia juga membalas dengan senyum sewajarnya.

Tapi malam ini, apa yang dia lakukan membuat hatiku benar-benar sesak
oleh rasa cinta dan bangga padanya. Dia sangat perhatian dan suka membuat kejutan. Kali ini yang mendapat kejutan indah darinya adalah Mama dan Yousef. Mereka berdua mendapat hadiah ulang tahun darinya. Meskipun di atas namakan seluruh anggota rumahnya tapi aku yakin dialah yang merencanakan semuanya. Dia ternyata sangat romantis. Tak perlu banyak berkata-kata dan langsung dengan perbuatan nyata. Fahri, aku benar-benar tertawan olehmu. Tapi apakah kau tahu yang terjadi pada diriku? Apakah kau tahu aku mencintaimu? Aku malu untuk mengungkapkan semua ini padamu. Dan ketika kau kuajak dansa tidak mau
itu tidak membuatku kecewa tapi malah sebaliknya membuat aku merasa sangat bangga mencintai lelaki yang kuat menjaga prinsip dan kesucian diri seperti dirimu.

Lipatan 4:

Minggu, 11 Agustus 2002 pukul 22.00

Aku sangat cemas memikirkan dia. Dia dia tergeletak keningnya panas.
Kata Mama terkena heat stroke. Kata teman-temannya dia seharian melakukan kegiatan yang melelahkan di tengah musim panas yang sedang menggila.

Oh, kekasihku sakit.

Aku menjenguknya.

Wajahnya pucat.

Aku jadi sakit dan pucat.

Karena memikirkan dirinya.

Aku semakin tahu siapa dia. Untuk pertama kalinya aku tadi masuk kamarnya ikut Mama dan Ayah menjenguknya. Dia seorang pemuda yang ulet, pekerja keras, dan memiliki rencana ke depan yang matang. Aku masih ingat dia menyitir perkataan bertenaga Thomas Carlyle: ‘Seseorang dengan tujuan yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit. Seseorang yang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang mulus!’

Aku merasa tidak salah mencintai dia. Aku ingin hidup bersamanya.
Merenda masa depan bersama dan membesarkan anak-anak bersama.
Membangun peradaban bersama. Oh Fahri, apakah kau mendengar suara-suara cinta yang bergemuruh dalam hatiku?

Lipatan 5:

Sabtu, 17 Agustus 2002, pukul 23.15

Aku belum pernah merasakan ketakutan dan kecemasan sehebat ini? Aku
tak ingin kehilangan dirinya. Dia memang keras kepala. Diingatkan untuk
menjaga kesehatannya tidak juga mengindahkannya. Akhirnya terjadilah
peristiwa yang membuat diriku didera kecemasan luar biasa.
Siang tadi pukul setengah empat Saiful datang dengan wajah cemas.
Minta tolong Fahri dibawa ke rumah sakit. Fahri tak sadarkan diri. Aku telpon Mama di rumah sakit lalu bersama Yousef membawa Fahri ke rumah sakit. Aku menungguinya sampai jam delapan malam. Dan dia belum juga siuman. Ah, Fahri kau jangan mati! Aku tak mau kehilangan dirimu. Sembuhlah Fahri, aku akan katakan semua perasaanku padamu. Aku sangat mencintaimu.

Lipatan 6:

Minggu, 18 Agustus 2002, pukul 17.30

Seolah-olah akulah yang sakit, bukan dia. Tuhan, jangan kau panggil dia.
Aku ingin dia mendengar dan tahu bahwa aku sangat mencintainya.
Dia tergeletak tanpa daya berselimut kain putih. Kata Saiful pukul setengah tiga malam dia sadar tapi tak lama. Lalu kembali tak sadarkan diri sampai aku datang menjenguknya jam setengah delapan pagi tadi. Kulihat Saiful pucat. Ia belum tidur dan belum makan. Kuminta dia keluar mencari makan. Aku mengantikan Saiful menjaganya. Aku tak kuasa menahan sedih dan air mataku. Dia terus mengigau dengan bibir bergetar membaca ayat-ayat suci. Wajahmu pucat. Air matanya meleleh . Mungkin dia merasakan sakit yang tiada terkira.
Aku tak kuasa menahan rasa sedih yang berselimut rasa cinta dan sayang
padanya. Kupegang tangannya dan kuciumi. Kupegang keningnya yang hangat. Aku takut sekali kalau dia mati. Aku tidak mau dia mati. Aku tak bisa menahan diriku untuk tidak menciumnya. Pagi itu untuk pertama kali aku mencium seorang lelaki. Yaitu Fahri. Aku takut dia mati. Kuciumi wajahnya. Kedua pipinya. Dan bibirnya yang wangi. Aku tak mungkin melupakan kejadian itu. Kalau dia sadar mungkin dia akan marah sekali padaku. Tapi aku takut dia mati. Saat menciumnya aku katakan padanya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tak juga sadar. Tak juga menjawab. Pukul delapan dia bangun dan dia kelihatan kaget melihat aku berada di sisinya. Aku ingin mengatakan aku cinta padanya. Tapi entah kenapa melihat sorot matanya yang bening aku tidak berani mengatakannya. Tenggorokanku tercekat. Mulutku terkunci hanya hati yang berbicara tanpa suara. Tapi aku berjanji akan mencari waktu yang tepat untuk mengatakan semuanya padanya. Aku ingin menikah dengannya. Dan aku akan mengikuti semua keinginannya. Aku
sangat mencintainya seperti seorang penyembah mencintai yang disembahnya. Memang memendam rasa cinta sangat menyiksa tapi sangat mengasyikkan. Love is a sweet torment!

Lipatan terakhir:

Jum’at, 4 Oktober 2002, pukul 23.25

Aku masih sangat kelelahan baru pulang dari Hurgada. Baru setengah
jam meletakkan badan di atas kasur aku mendapatkan berita yang
meremukredamkan seluruh jiwa raga. Fahri telah menikah dengan Aisha,
seorang gadis Turki satu minggu yang lalu. Aku merasa dunia telah gelap. Dan hidupku tiada lagi berguna. Harapan dan impianku semua lenyap. Aku kecewa pada diriku sendiri. Aku kecewa pada hari-hari yang telah kujalani. Andaikan waktu bisa diputar mundur aku akan mengungkapkan semua perasaan cintaku padanya dan mengajaknya menikah sebelum dia bertemu Aisha. Aku merasa ingin mati saja. Tak ada gunanya hidup tanpa didampingi seorang yang sangat kucintai dan kusayangi. Aku ingin mati saja. Aku ingin mati saja. Aku rasa aku tiada bisa hidup tanpa kekuatan cinta. Aku akan menunggunya di surga.
SeLeNgKaPnYa ... »»

Rabu, 02 Juli 2008

Tempat Makan Mak Nyus di Cilegon

Buat temen-temen yang baru sampai cilegon, atau ada rencana mau jalan-jalan ke cilegon dan butuh informasi tempet makan yang enak di kota cilegon. Nich ada referensi tempat-tempat makan yang murah meriah ga' mules dan rasanya Mak Nyus (Pinjem istilah Pak Bondan) serta yang lumayan mahal harganya.


Pertama kalau mau makan sate kalian bisa mampir ke RM. Asmawi. Disini satenya enak bumbunya terasa, ada sate kambing, ayam, bebek, sapi serta menu pelengkapnya sopnya.
Wah dijamin mau nambah lagi.

Pilihan kedua ada Warung Asem yang terkenal dengan masakan dagingnya plus jeroannya, yang biasa dimasak sop sampai bersantan (gulai, kari, opor). Diwarung ini ada ciri khas kalkulator jalan, soalnya yang jual berhitungnya cepat.

Yang ketiga, warung makan yang terkenal dengan nama Bu Mamak, di RM ini paling terkenalnya makanan Sunda, ada Sate Bandeng, Rabek makanan ciri khas Banten, pepes pedak, ikan, ayam bekakak, pokoknya Mak Nyus...

Keempat, RM Minang Jaya, ini merupakan RM padang paling digemari di kalangan pegawai, karena rasanya uenak tenan, bumbu medok terasa. Ayam goreng, daging cincang, rendangnya, dendeng baladonya, dll. Sippp... jadi laper nich...
Kok blog ini jadi kaya iklan RM & Rest. Heee...

Kelima, Restaurant Sari Kuring yang terkenal dengan singkatan SKI.
Disini terkenal makanan seafoodnya. Dijamin enak tapi harga juga lumayan nendang.
Bisa lesehan, tempat paling Oke buat anak muda pacaran, remang2, yah romantislah.

Keenam, Restaurant Bintang Laguna. Menu dan tempat hampir sama seperti SKI.

Ketujuh RM Taktakan, terkenal dengan Sop Ikannya.

Demikian diinformasikan buat temen2 pendatang baru dan yang akan singgah ke Cilegon beberapa RM dan Rest. yang ada dicilegon. Kebanyakan tempatnya di jalan Protokol di Cilegon, jadi gampang di singgahi.

Semoga Bermanfaat.

Kamel
SeLeNgKaPnYa ... »»

Persembahan Ku Untuk Wanita

by Kendrick Sumolang

Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku.
Seorang wanita. Sms tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang
wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal
dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali sms-an saling menanyakan
kabar masing-masing. Kepada temanku itu aku berkata, Sangat manusiawi hehehe
Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan
ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja..


Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia
menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah
membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis
bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi
kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan.
Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan...

Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak
teman, pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas,
usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.

Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa‹bahkan mungkin banyak‹teman
wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal
menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang
wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali
ditembak pria, dengan kalimat ini, ”Aku menyukaimu” atau ”Bersediakah engkau
menjalani hubungan yang lebih serius denganku?”. Kenapa aku bisa begitu yakin?
Mari aku ceritakan:

Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan
acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip
Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So real!! Bukan sinetron,
bukan film. Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki si buruk rupa
dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi
roda, namun menemukan pangeran yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu
setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin
mereka sudah menikah.

Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI
karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat
tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat
mencintainya dengan sepenuh hati. Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si
pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya
karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat
mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.

Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan
diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan
sang pangeran cinta? Bulshitttttt! !!! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman
wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan
memiliki pekerjaan yang bagus.

Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:

Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12,
kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12.
Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa
sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu
dalam hal cinta. Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan
mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal
ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak
berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan.
Aneh!!!! Namun aku menghormatinya.

Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak!!!

Kedengarannya win-win solution. Ya bisa begitu. Cowok memang bisa memilih
wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana
saja yang hatinya memang jatuh. Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini
jauhhhhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari cowok. Di Batam, para wanita bahkan sering
bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria dikota
ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhhhhhhhhhhhhhhhh lebih
banyak dari pria.

Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama:
mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua,
tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita
jauhhhhhhhhhhhh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan
turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang
pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! Emang
cewek elo doang??. Pikiran seperti itu ada kadang di sana .

Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak
hehhee.... Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.

Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok
menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba
untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka
berarti cowok menang nolak!

Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk
sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak
bermain pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau
ditolak cowok setelah menang milih cowok yang mana aja???

Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para
wanita, khususnya.

Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui
sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa
gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32
tahun dengan tubuh proposional. Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku
benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang
tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku.
Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku
tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus
selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku
jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta
dengan wanita yang sama, yaitu ibuku. Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan
perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah
wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai
dan diperlakukan bak ratu.

Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis
itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah
setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan
waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak
meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa
wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai. Sebelumnya,
aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari
angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia
sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain.
Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai,
dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang
semakin baik, hari ke hari. Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat
ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati
dan sepenuh jiwa.

Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu
agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan
bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah
mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan
wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama
perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang
paling menyedihkan selalu korban perasaan. Padahal bukankah seharusnya suaminya
yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh
mereka menjadi begitu kering. Karena tidak disirami cinta suaminya. Karena
sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.

Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau
hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai
pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin
awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu
mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan
memberinya kesempatan.

Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau
wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau
sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh
cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.
Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menakhlukkan
hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan,
aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.

Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini,
wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih
dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh
cintanya kepadanya.

Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah
engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan
berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun
engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.

Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat
mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah
menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena
kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat
menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau
kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban
perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar. Para pria tidak
dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh
cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak
dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan uang, fasilitas dan materi
yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan
cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.

Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak
kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi
Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk menang nolak. Tetapi mungkin
saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih
dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus
tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.

Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. Kalau ada seorang pria
yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk
menolaknya.

Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.

Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, Ya. Aku hanya
mengatakan, Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya. Siapa tahu, ini
cinta sejatimu?

Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk
begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku
tidak tahu harus menyebutnya apa lagi. Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak
ratu setiap hari.

Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita,
bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia
ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu.
Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya?
atau berpikirlah dua kali untuk berkata tidak, karena siapa tahu ini orang yang
akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat
pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata
ini, Aku mencintaimu walaupun.....

Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita Ciptaan Terindah.

Moga ada maknanya.

Kamel
SeLeNgKaPnYa ... »»

Kisah Habil dan Qabil Putra Nabi Adam A.S.

Tatacara hidup suami isteri Adam dan Hawa di bumi mulai tertib dan sempurna tatkala Hawa bersedia untuk melahirkan anak-anaknya yang akan menjadi benih pertama bagi umat manusia di dunia ini.
Siti Hawa melahirkan kembar dua pasang.Pertama lahirlah pasangan Qabiel dan adik perempuannya yang diberi nama "Iqlima",kemudian menyusul pasangan kembar kedua Habiel dan adik perempuannya yang diberi nama "Lubuda".
Kedua orang tua,Nabi Adam dan Siti Hawa, menerima kelahiran keempat putera puterinya itu dengan senang dan gembira, walaupun Hawa telah menderita apa yang lumrahnya dideritai oleh setiap ibu yang melahirkan bayinya. Mereka meharapkan dari keempat anak pertamanya ini akan menurunkan anak cucu yang akan berkembang biak untuk mengisi bumi Allah dan menguasai sesuai dengan amanat yang telah dibebankan keatas bahunya.


Di bawah naungan ayah ibunya yang penuh cinta dan kasih sayang maka membesarlah keempat-empat anak itu dengan cepatnya melalui masa kanak-kanak dan menginjak masa remaja.Yang perempuan sesuai dengan qudrat dan fitrahnya menolong ibunya mengurus rumahtangga dan mengurus hal-hal yang menjadi tugas wanita,sedang yang laki-laki menempuhi jalannya sendiri mencari nafkah untuk memenuhi keperluan hidupnya.Qabiel berusaha dalam bidang pertanian sedangkan Habiel dibidang perternakan.

Penghidupan sehari-hari keluarga Adam dan Hawa berjalan tertib sempurna diliputi rasa kasih sayang saling cinta menyintai hormat menghormati masing-masing meletakkan dirinya dalam kedudukkan yang wajar si ayah terhadap isterinya dan putera-puterinya,si isteri terhadap suami dan anak-anaknya.Demikianlah pula pergaulan di antara keempat bersaudara berlaku dalam harmoni damai dan tenang saling bantu membantu hormat menghormati dan bergotong-royong.


Keempat Anak Adam Memasuki Alam Remaja.

Keempat putera-puteri Adam mencapai usia remaja dan mamasuki alam akil baligh di mana nafsu berahi dan syahwat serta hajat kepada hubungan kelamin makin hari makin nyata dan nampak pada gaya dan sikap mereka hal mana menjadi pemikiran kedua orang tuanya dengan cara bagaimana menyalurkan nasfu berahi dan syahwat itu agar terjaga kemurnian keturunan dan menghindari hubungan kelamin yang bebas di antara putera-puterinya.
Kepada Nabi Adam Allah memberi ilham dan petunjuk agar kedua puteranya dikahwinkan dengan puterinya.Qabiel dikahwinkan dengan adik habiel yang bernama Lubuda dan Habiel dengan adik Qabiel yang bernama Iqlima.

Cara yang telah diilham oleh Allahs.w.t. kepada Nabi Adam telah disampaikan kepada kedua puteranya sebagai keputusan si ayah yang harus dipatuhi dan segera dilaksanakan untuk menjaga dan mengekalkan suasana damai dan tenang yang meliputi keluarga dan rumahtangga mereka.Akan tetapi dengan tanpa diduga dan disangka rancangan yang diputuskan itu ditolak mentah-mentah oleh Qabiel dan menyatakan bahawa ia tidak mahu mengahwini Lubuda, adik Habiel dengan mengemukakan alasan bahawa Lubuda adalah buruk dan tidak secantik adiknya sendiri Iqlima.Ia berpendapat bahawa ia lebih patut mempersunting adiknya sendiri Iqlima sebagai isteri dan sekali-kali tidak rela menyerahkannya untuk dikahwinkan oleh Habiel.Dan memang demikianlah kecantikan dan keelokan paras wanita selalu menjadi fitnah dan rebutan lelaki yang kadang-kadang menjurus kepada pertentangan dan permusuhan yang sampai mengakibatkan hilangnya nyawa dan timbulnya rasa dendam dan dengki diantara sesama keluarga dan sesama suku.

Kerana Qabiel tetap berkeras kepala tidak mahu menerima keputusan ayahnya dan meminta supaya dikahwinkan dengan adik kembarnya sendiri Iqlima maka Nabi Adam seraya menghindari penggunaan kekerasan atau paksaan yang dapat menimbulkan perpecahan di antara saudara serta mengganggu suasana damai yang meliputi keluarga beliau secara bijaksana mengusulkan agar menyerahkan masalah perjodohan itu kepada Tuhan untuk menentukannya.Caranya ialah bahawa masing-masing dari Qabiel dan Habiel harus menyerahkan qurban kepada Tuhan dengan catatan bahawa barangsiapa di antara kedua saudara itu diterima qurbannya ialah yang berhad menentukan pilihan jodohnya.

Qabiel dan Habiel menerima baik jalan penyelesaian yang ditawarkan oleh ayahnya.Habiel keluar dan kembali membawa peliharaannya sedangkan Qabiel datang dengan sekarung gandum yang dipilih dari hasil cucuk tanamnya yang rusak dan busuk kemudian diletakkan kedua qurban itu kambing Habiel dan gandum Qabiel diatas sebuah bukit lalu pergilah keduanya menyaksikan dari jauh apa yang akan terjadi atas dua jenis qurban itu.
Kemudian dengan disaksikan oleh seluruh anggota keluarga Adam yang menanti dengan hati berdebar apa yang akan terjadi di atas bukit dimana kedua qurban itu diletakkan, terlihatlah api besar yang turun dari langit menyambar kambing binatang qurbannya Habiel yang seketika itu musnah ternakan oleh api sedang karung gandum kepunyaan Qabiel tidak tersentuh sedikit pun oleh api dan tetap tinggal utuh.

Maka dengan demikian keluarlah Habiel sebagai pemenang dalam pertaruhan itu karena qurbannya kambing telah diterima oleh Allah sehingga dialah yang mendapat keutamaan untuk memilih siapakah di antara kedua gadis saudaranya itu yang akan dipersuntingkan menjadi isterinya.


Pembunuhan Pertama Dalam Sejarah Manusia.

Dengan telah jatuhnya keputusan dari langit yang menerima qurban Habiel dan menolak qurban Qabiel maka pudarlah harapan Qabiel untuk mempersuntingkan Iqlima.Ia tidak puas dengan keputusan itu namun tidak ada jalan untuk menolaknya. Ia menyerah dan menerimanya dengan rasa kesal dan marah sambil menaruh dendam terhadap Habiel yang akan dibunuhnya di kala ketiadaan ayahnya.
Ketika Adam hendak berpergian dan meninggalkan rumah beliau mengamanahkan rumahtangga dan keluarga kepada Qabiel. Ia berpesan kepadanya agar menjaga baik-baik ibu dan saudara-saudaranya selama ketiadaannya.Ia berpesan pula agar kerukunan keluarga dan ketenangan rumahtangga terpelihara baik-baik jangan sampai terjadi hal-hal yang mengeruhkan suasana atau merusakkan hubungan kekeluargaan yang sudah akrab dan intim.

Qabiel menerima pesanan dan amanat ayahnya dengan kesanggupan akan berusaha sekuat tenaga menyelenggarakan amanat ayahnya dengan sebaik-baiknya dan sesempurna berpergiannya akan mendapat segala sesuatu dalam keadaan baik dan menyenangkan.Demikianlah kata-kata dan janji yang keluar dari mulut Qabiel namun dalam hatinya ia berkata bahawa ia telah diberi kesempatan yang baik untuk melaksanakan niat jahatnya dan melepaskan rasa dendamnya dan dengkinya terhadap Habiel saudaranya.

Tidak lama setelah Adam meninggalkan keluarganya datanglah Qabiel menemui Habiel di tempat penternakannya.Berkata ia kepada Habiel:"Aku datang ke mari untuk membunuhmu.Masanya telah tiba untuk aku lenyapkan engkau dari atas bumi ini."
"Apa salahku?"tanya Habiel.Dengan asalan apakah engkau hendak membunuhku?"
Qabiel berkata:"Ialah karena qurbanmu diterima oleh Allah sedangkan qurbanku ditolak yang bererti bahawa engkau akan mengahwini adikku Iqlima yang cantik dan molek itu dan aku harus mengahwini adikmu yang buruk dan tidak mempunyai gaya yang menarik itu."

Habiel berkata:"Adakah berdosa aku bahawa Allah telah menerima qurbanku dan menolak qurbanmu?Tidakkah engkau telah bersetuju cara penyelesaian yang diusulkan oleh ayah sebagaimana telah kami laksanakan?Janganlah tergesa-gesa wahai saudaraku, mempertaruhkan hawa nasfu dan ajakan syaitan! Kawallah perasaanmu dan fikirlah masak-masak akan akibat perbuatanmu kelak! Ketahuilah bahawa Allah hanya menerima qurban dari orang-orang yang bertakwa yang menyerahkan dengan tulus ikhlas dari hati yang suci dan niat yang murni.Adakah mungkin sesekali bahawa qurban yang engkau serahkan itu engkau pilihkannya dari gandummu yang telah rusak dan busuk dan engkau berikan secara terpaksa bertentangan dengan kehendak hatimu, sehingga ditolak oleh Allah, berlainan dengan kambing yang aku serahkan sebagai korban yang sengaja aku pilihkan dari perternakanku yang paling sihat dan kucintai dan ku serahkannya dengan tulus ikhlas disertai permohonan diterimanya oleh Allah.

Renungkanlah, wahai saudaraku kata-kataku ini dan buangkanlah niat jahatmu yang telah dibisikkan kepadamu oleh Iblis itu, musuh yang telah menyebabkan turunnya ayah dan ibu dari syurga dan ketahuilah bahawa jika engkau tetap berkeras kepala hendak membunuhku, tidaklah akan aku angkat tanganku untuk membalasmu karena aku takut kepada Allah dan tidak akan melakukan sesuatu yang tidak diredhainya.Aku hanya berserah diri kepada-Nya dan kepada apa yang akan ditakdirkan bagi diriku."

Nasihat dan kata-kata mutiara Habiel itu didengar oleh Qabiel namun masuk telinga kanan keluar telinga kiri dan sekali-kali tidak sampai menyentuh lubuk hatinya yang penuh rasa dengki, dendam dan iri hati sehingga tidak ada tempat lagi bagi rasa damai, cinta dan kasih sayang kepada saudara sekandungnya. Qabiel yang dikendalikan oleh Iblis tidak diberinya kesempatan untuk menoleh kebelakang mempertimbangkan kembali tindakan jahat yang dirancangkan terhadap saudaranya, bahkan bila api dendam dan dengkin didalam dadanya mulai akan padam dikipasinya kembali oleh Iblis agar tetap menyala-yala dan ketika Qabiel bingung tidak tahu bagaimana ia harus membunuh Habiel saudaranya, menjelmalah Iblis dengan seekor burung yang dipukul kepalanya dengan batu sampai mati. Contoh yang diberikan oleh Iblis itu diterapkannya atas diri Habiel di kala ia tidur dengan nyenyaknya dan jatuhlah Habiel sebagai kurban keganasan saudara kandungnya sendiri dan sebagai kurban pembunuhan pertama dalam sejarah manusia

Penguburan Jenazah Habiel.

Qabiel merasa gelisah dan bingung menghadapi mayat saudaranya.ia tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan tubuh saudaranya yang semakin lama semakin busuk itu.Diletakkannyalah tubuh itu di sebuah peti yang dipikulnya seraya mundar-mundir oleh Qabiel dalam keadaan sedih melihat burung-burung sedang berterbangan hendak menyerbu tubuh jenazah Habiel yang sudah busuk itu.
kebingungan dan kesedihan Qabiel tidak berlangsung lama karena ditolong oleh suatu contoh yang diberikan oleh Tuhan kepadanya sebagaimana ia harus menguburkan jenazah saudaranya itu.Allah s.w.t. Yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana, tidak rela melihat mayat hamba-Nya yang soleh dan tidak berdosa itu tersia-sia demikian rupa, maka dipertujukanlah kepada Qabiel, bagaimana seekor burung gagak menggali tanah dengan kaki dan paruhnya, lalu menyodokkan gagak lain yang sudah mati dalam pertarungan, ke dalam lubang yang telah digalinya, dan menutupi kembali dengan tanah.Melihat contoh dan pengajaran yang diberikan oleh burung gagak itu, termenunglah Qabiel sejenak lalu berkata pada dirinya sendiri:
"Alangkah bodohnya aku, tidakkah aku dapat berbuat seperti burung gagak itu dan mengikuti caranya menguburkan mayat saudaraku ini?"

Kemudian kembalilah Adam dari perjalanan jauhnya.Ia tidak melihat Habiel di antara putera-puterinya yang sedang berkumpul.Bertanyalah ia kepada Qabiel:"Di manakah Habiel berada?Aku tidak melihatnya sejak aku pulang."
Qabiel menjawab:"Entah, aku tidak tahu dia ke mana! Aku bukan hamba Habiel yang harus mengikutinya ke mana saja ia pergi."
Melihat sikap yang angkuh dan jawapan yang kasar dari Qabiel, Adam dapat meneka bahawa telah terjadi sesuatu ke atas diri Habiel, puteranya yang soleh, bertakwa dan berbakti terhadap kedua orang tuanya itu.Pada akhirnya terbukti bahawa Habiel telah mati dibunuh oleh Qabiel sewaktu peninggalannya.Ia sangat sesal di atas perbuatan Qabiel yang kejam dan ganas itu di mana rasa persaudaraan, ikatan darah dan hubungan keluarga diketepikan sekadar untuk memenuhi hawa nafsu dan bisikan yang menyesatkan.

Menghadapi musibah itu, Nabi Adam hanya berpasrah kepada Allah menerimanya sebagai takdir dan kehendak-Nya seraya mohon dikurniai kesabaran dan keteguhan iman baginya dan kesedaran bertaubat dan beristighfar bagi puteranya Qabiel.


Kisah Qabiel dan Habiel Dalam Al-Quran.

Al-Quran mengisahkan cerita kedua putera Nabi Adam ini dalam surah"Al-Maaidah" ayat 27 sehingga ayat 32 .

Pengajaran Dari Kisah Putera Nabi Adam A.S..

Bahawasanya Allah s.w.t. hanya menerima qurban dari seseorang yang menyerahkannya dengan tulus dan ikhlas, tidak dicampuri dengan sifat riyak, takabur atau ingin dipuji.Barang atau binatang yang diqurbankan harus yang masih baik dan sempurna dan dikeluarkannya dari harta dan penghasilan yang halal.Jika qurban itu berupa binatang sembelihan, harus yang sihat, tidak mengandungi penyakit atau pun cacat, dan jika berupa bahan makanan harus yang masih segar baik dan belum rusak atau busuk.

Bahawasanya penyelesaian jenazah manusia yang terbaik adalah dengan cara penguburan sebagaimana telah diajarkan oleh Allah kepada Qabiel.itulah cara paling sesuai dengan martabat manusia sebagai makhluk yang dimuliakan dan diberi kelebihan oleh Allah di atas makhluk-makhluk lainnya, menurut firman Allah dalam surah "Al-Isra" ayat 70 yang bererti ; "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan."

Semoga Bermanfaat.

Kamel
SeLeNgKaPnYa ... »»

Selasa, 01 Juli 2008

KEISTIMEWAAN WANITA

Sekadar renungan buat insan yang bergelar wanita. Ketahuilah betapa istimewanya menjadi wanita. Betapa bertuahnya menjadi wanita. Bersyukurlah karena menjadi wanita. Istimewanya Wanita :

Doa wanita lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah S.A.W. akan hal tersebut, jawab baginda: "Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

1. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang lelaki yang soleh.
2. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Allah S.W.T. dan orang yang takutkan Allah S.W.T. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
3. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail A.S.
4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah S.A.W.) di dalam syurga.
5. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.
6. Daripada Aisyah r.a. "Barang siapa yang diuji dengan se Suatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
7. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
8. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
9. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
10. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
11. Aisyah r.a. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah S.A.W., siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah S.A.W. Ibunya."
12. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.
13. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah S.W.T. memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
14. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah S.W.T. mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
15. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah S.W.T. mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah S.W.T.
16. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
17. Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
18. Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah S.W.T. memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah S.W.T.
19. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
20. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1,000 lelaki yang jahat.
21. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
22. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
23. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.
24. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
25. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.
26. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
27. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
28. Wanita yang menguli tepung gandum dengan "bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.
29. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
30. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
31. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
32. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
33. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
34. Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun sholat.
35. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo(2½ thn), maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya.
36. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
37. Jika wanita memicit/mijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.
38. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
39. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
40. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

Sumber : Daarut-tauhid

SeLeNgKaPnYa ... »»